Cukup 6 Langkah ini Untuk Merawat dan Cara Membuat Bonsai Beringin

Bonsai Beringin – Selamat datang di kanal wawasan ibnudin. Kembali lagi penulis akan mengulas tentang dunia tanaman, khususnya tanaman hias. Sebelumnya telah dibahas mengenai bonsai serut dan kali ini penulis akan membahas bagaiamana cara membuat bonsai beringin dengan mudah. Disertakan juga cara merawatnya dan contoh gambar dari bonsai.

bonsai beringin dolar
sumber : www.flickr.com

Untuk informasi selengkapnya baca ulasan dibawah ini.

Cara Membuat Bonsai Beringin di atas Batu

cara membuat bonsai beringin
sumber : wikipedia

Berikut ini beberapa langkah-langkah untuk membuat bonsai beringin.

  1. Langkah pertama, Mempersiapkan bibit dan pot

Tahapan pertama yang dilakukan dalam membuat bonsai beringin adalah mempersiapkan bibit yang akan ditanam. Bibit yang bagus memiliki ciri bonggol yang cukup besar. Untuk ukuran bibit bonsai bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Selain bibit, kita juga harus menyediakan pot sebagai tempat menanam tumbuhan beringin. Ditambah kawat dengan ukuran 3 mm yang terbuat dari stainsteel untuk digunakan membentuk alur tumbuhan. Kemudian siapakan juga gunting untung memangkas cabang pohon.

  1. Langah kedua, menyediakan Media Tanam

Yang dilakukan pada langkah ini adalah menyediakan media tanam yang baik. Sebelum proses penanam, tempat menanam bonsai diberikan nutrisi yang cukup.

Media tanam bisa diambil dari struktur tanah yang padat dan memiliki kandungan unsur hara yang sedikit. Bisa juga tanah yang digunakan dicampur dengan beberapa batu kerikil. Dan terakhir lakukan proses penanam, lakukan dengan hati-hati. Jangan sampai akar bonsai rusak.

  1. Langkah ketiga, Merawat Bakalan Bonsai

Setelah ditanam bakalan bonsai akan mencoba beradaptasi dengan media tanam yang baru. Waktu yang dibutuhkan dalam beradaptasi sekitar 2 sampai 3 minggu.

Dalam proses adaptasi bonsai beringin tidak diberikan pupuk. Hal ini dilakukan agar akar tanaman ini dapat beradaptasi dengan baik. Selain itu, letakkan bonsai di tempat yang tidak terlalu terkena cahaya matahari.

  1. Langkah keempat, Memangkas Dahan

Tahap ini kita melakukan pemangkasan terhadap dahan-dahan yang memiliki pola kurang sesuai dengan keinginan kita. Memangkas dahan juga akan membuat bakalan bonsai lebih menarik dan merangsang tanaman ini untuk menumbuhkan daun yang baru. Hasil akhir yang diharapkan pada tahap ini ialah terbentuknya dahan dan batang yang kuat dan terlihat klasik.

Cek toko ibnudin : jual kayu manis bubuk & batangan

  1. Langkah kelima, Membentuk pola bonsai beringin

Tahap membentuk pola bonsai membutuhkan alat berupa kawat stainsteel. Untuk fungsi dari pemakaian kawat adalah untuk membentuk bonsai beringin sesuai selera. Dengan cara menahan pergerakan pertumbuhan pohon beringin dan mengarahkan kepada bentuk yang kita inginkan.

Kawat yang dipasang pada bonsai ini dibiarkan sekian waktu, sampai terbentuk pola yang sesuai dengan keinginan. Untuk mendapat hasil yang terbaik, perlu untuk mengetahui tahapan dalam memamasang kawat dengan tepat. Berikut ini tahapan-tahapannya.

Tahapan pertama adalah melilitkan kawat secara memutar dari pangkal dahan bonsai sampai ujung dahan. Tahap ini cukup penting dan berpengaruh besar untuk hasil kedepannya. Untuk itu perlu hati-hati dan teliti dalam melakukannya, terutama pemasangan kawat pada daun jangan merusaknya. Bisa menggunakan alat bantu seperti tang untuk memudahkan proses melilitkan kawat.

Namun, kita juga tidak boleh ragu atau takut saat proses pemasangan kawat. Sebab bekas kawat yang melilit akan membentuk pola guratan yang menarik. Bisa jadi karena kesalahan pemasangan kawat, kedepannya bisa membuat bonsai beringin menjadi unik dan indah.

Tahapan terakhir adalah melepas kawat pada tanaman bonsai. Pelepasan dilakukan ketika kawat yang melilit sudah hampir tidak terlihat karena tertutup oleh batang bonsai.

  1. Langkah keenam, Memberi pupuk bonsai

Langkah terakhir dalam proses membuat bonsai beringin adalah memupun tanaman ini. Proses pemupukan merupakan bentuk perawat terhadap tanaman. Namun ada yang sedikit membedakan dengan pemupukan bonsai, semisal pada takaran dan konsentrasi pupuk yang harus sesuai.

Jenis pupuk yang digunakan adalah nitrogen, fosfor, dan potassium. Ketiga jenis tersebut merupakan faktor penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan bonsai.

Cara Merawat Bonsai Beringin dengan Baik

cara merawat bonsai beringin
sumber : wikipedia

Hal yang harus dilakukan setelah menanam bonsai adalah merawatnya. Agar tanaman ini berkembang dengan baik maka kita perlu untuk memberikan perhatian yang ekstra kepada tanaman ini. Oleh sebab itu menjadi sesuatu yang penting untuk mengetahui cara merawat bonsai beringin dengan baik dan benar.

Pada dasarnya untuk melakukan proses perawatan bonsai cukup mudah. Hanya saja dalam melakukannya butuh ketelatenan dan perhatian yang lumayan besar. Semisal dalam meruntinkan memberikan nutrisi, bagi sebagaian orang yang baru mencoba mengembangkan bonsai akan merasa kesulitan. Namun semua hanya butuh kesabaran dan ketelatenan.

Dengan memberikan perawatan yang baik untuk bonsai, kita bisa membentuk pola bonsai sesuai dengan selera kita. Untuk memperlajari bagaimana langkah-langah dalam merawat tanaman bonsai beringin, simak tahapan berikut ini:

  1. Mengganti pot dan media tanam

Ketika tumbuhan bonsai sudah mulai berkembang, maka akar-akarnya pun memenuhi pot. Sehingga perlu untuk mengganti pot akar dapat tumbuh dengan sehat.

Manfaat mengganti pot adalah supaya pohon beringin yang kita tanam dapat memperbaharui akarnya dengan baik. Selain itu, ukuran pot juga harus disesuaikan dengan ukuran tanaman bonsai yang ingin kita pindah.

Lebih baik menggunakan pot yang memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, ganti tanah yang lama dengan yang baru. Jangan lupa memberikan nutrisi bonsai secukupnya.

  1. Menyiram secara rutin

Bonsai beringin pelu untuk disiram secara rutin, namun tidak boleh berlebihan dalam memberikan airnya. Cukup diberikan sewajarnya saja, agar tidak sampai tumbuh jamur atau yang paling parah akar bonsai busuk. Dan sebaliknya jangan sampai membiarkan pot tanaman kering, karena bisa mengakibatkan bonsai mati.

Ada cara untuk mengetahui kadar kelembapan pada tanah tanaman bonsai yaitu dengan menggunakan tusuk gigi. Caranya dengan memasukannya ke dalam tanah, bila masuk sedalam satu centimeter maka tanah tersebut sudah lembab. Karena dalam pertumbuhannya membutuhkan keadaan tanah yang lembab, dalam artian tidak terlalu kering atau basah.

  1. Meletakkan di tempat yang terkena sinar matahari yang cukup

Tanaman bonsai perlu diletakkan di bawah sinar matahari secara langsung. Dalam melakukannya kita perlu hati-hati karena bila berlebihan bisa menyebabkan daun bonsai rusak atau menguning.

Untuk itu perlu merawat tanaman ini dengan baik. Salah satu poin pentingnya adalah menyesuaikan tingkat kelembapan tanah. Untuk waktu yang dalam melakukan penjemuran adalah pagi hari karena panas matahari belum kuat. Selain itu, tujuan dari menjemur tanaman ini agar tidak tumbuh gulma pada bonsai.

Untuk menyesuaikan kelembapan tanah bisa menggunakan lumut hijau pada media tanam. Dengan adanya tanaman itu bisa menjadi indikator bagaimana kondisi tanah, lembab atau tidak.

  1. Memangkas daun secara rutin

Untuk proses pemangkasan juga merupakan tahapan penting dalam merawat tanaman ini. Beberapa bagian bonsai yang pangkas adalah ranting, cabang dan batang. Hal ini dilakukan agar tanaman bonsai dapat tumbuh sesuai dengan pola yang kita buat sebelumnya.

Dalam tahapan ini kita juga perlu memperhatikan tingkat pertumbuhan bonsai. Bila tanaman ini mengalami pertumbuhan yang cukup cepat maka pemangkasan bisa dilakukan satu bulan sekali. Sebaliknya, bila tanaman bonsai tumbuh secara lambat maka untuk pemangkasan bisa dilakukan 2 sampai 3 kali sebulan.

  1. Melakukan pemupukan

Tahapan dalam merawat bonsai beringin yang paling penting adalah pemberian nutrisi pada tanaman ini. Pemberian pupuk harus tepat dan tidak boleh melebihi takarannya. Untuk waktu pemupukan biasa satu bulan minimal satu kali.

Beberapa jenis pupuk yang dapat digunakan yaitu pupuk NPK dan Urea. Lebih tepatnya menyesuaikan dengan keadaan tanaman bonsai. Ada juga jenis pupuk alternatif, yakni menggunakan daun. Umumnya dilakukan 3 kali selama satu bulan.

  1. Pengendalian hama penyakit bonsai

Hama memang menjadi masalah utama pada setiap tumbuhan, tidak terkecuali bonsai. Untuk mengendalikan hama bisa menggunakan inteksida yang khusus. Ada beberapa jenis hama yang sering mengganggu yaitu ulat dan wereng coklat. Kedua jenis hama tersebut bisa diatasi dengan menggunakan insektisida dengan pemakaian yang tepat.

Dalam merawat tanaman ini kita perlu sangat memperhatikan gangguan-gangguan yang bisa menghambat pertumbuhan tanaman ini. Dan bila sudah ketahuan ada hama yang menyerang maka sesegera mungkin untuk mengambil tindakan. Hal ini dilakukan agar hama tidak sampai menyebar dan merusak pohon bonsai beringin.

Bila tanaman miliki dapat terawat dengan maka bisa jadi harga bonsai beringin yang kita punya bisa mahal. Apalagi jika memiliki jenis bonsai beringin di atas batu tentu akan memiliki nilai yang lebih.

Jenis Bonsai Beringin

Jenis Bonsai Beringin
sumber : wikipedia

Ada beberapa jenis bonsai beringin yang tersebar di seluruh dunia. Beberapa diantaranya ada beringin korea, beringin kimeng, dan beringin putih. Ketiga-tiganya memiliki keindahan dan keunggualan masing-masing. Umumnya jenis varian dari bonsai beringin ini memiliki harga jual yang cukup tinggi. Untuk informasi selengkapnya mengenai jenis tanaman tersebut bisa dibaca ulasan dibawah ini.

  1. Bonsai beringin korea

bonsai beringin korea
sumber : sukabonsai.blogspot.co.id

Jenis beringin korea memiliki perbedaan dengan bonsai pada umumnya. Letak perbedaannya adalah pada daun beringin korea berbentuk daun oval. Kemudian ketebalan daun yang cukup tebal bila dibandingkan dengan jenis lokal. Selain itu permukaan daun juga terlihat lebih bersih.

Bonsai beringin korea juga memiliki batang yang cukup menarik dan berbeda dengan bonsai lokal. Namun banyak yang mengatakan batang pada tanaman jenis ini kurang menarik. Sehingga banyak yang menyambung batangnya dengan tanaman lokal. Bagi penulis yang membuat bonsai jenis ini menarik adalah batangnya yang dapat dibuat meninggi.

  1. Bonsai beringin kimeng

bonsai beringin kimeng
sumber : andielrefa.files.wordpress.com

Jenis bonsai beringin kimeng atau bahasa latinnya Ficus Microcarpa merupakan jenis tanaman yang berasal dari negara Thailand. Umumnya bonsai ini digunakan untuk tanaman hias rumah. Selain itu, tanaman ini mudah diperoleh dan cara mengembangbiakannya juga mudah.

Beringin Kimeng yang ditanam pada pot yang berukuran cukup besar akan menghasilkan bonsai yang menarik untuk dipandang. Dengan keindahan pada tanaman ini, jenis bonsai kimeng dijual dengan harga yang cukup mahal.

  1. Bonsai beringin putih

bonsai beringin putih
sumber : kireinabonsai.blogspot.co.id

Bonsai beringin putih memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan jenis yang lainnya. Salah satu keunggulannya adalah tanaman ini dapat tumbuh dengan mudah. Bila ingin menamannya juga cukup mudah yakni menggunakan teknik stek untuk bisa menghasil bonsai yang bagus.

Tanaman beringin putih ini juga menawarkan bentuk yang indah. Dengan menanam jenis bonsai ini kita bisa menjual tanaman ini. Konon harga tanaman ini bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta.

Sekian ulasan mengenai cara membuat bonsai beringin dolar, merawatnya dan jenis jenisnya. Semoga bermanfaat.

Satu pemikiran pada “Cukup 6 Langkah ini Untuk Merawat dan Cara Membuat Bonsai Beringin”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.