7 Unsur Kebudayaan Universal Menurut Koentjaraningrat dan Para Ahli

7 Unsur Kebudayaan Universal Menurut Koentjaraningrat – Salam buat pembaca Ibnudin, salam budaya. Bila berbicara mengenai budaya tentunya saja Indonesia adalah Rajanya, betulkan? Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman budaya yang sangat banyak dan juga menarik pastinya.

Namun, apakah diantara kita sebagai generasi penurus bangsa ini tahu mengenai pengertian budaya atau kebudayaan? Lalu unsur-unsur di dalam kebudayaan? Akan menjadi pertanyaan besar bila kita tidak bisa menjawab.

Untuk itu, perlu bagi kita untuk mengetahui pengertian kebudayaan, unsur-unsur kebudayaan dan ciri kebudayaan. Penulis sertakan dalam artikel ini definisi kebudayaan menurut beberapa ahli, seperti Koentjaraningrat, Ralph Linton, dan masih banyak lain.

7 unsur kebudayaan universal
Sumber : blog.newton.co.id

Pengertian Budaya

Pengertian Budaya
Pengertian Budaya Sumber : commons.wikimedia.org

Secara umum pengertian budaya adalah adat atau suatu kebiasaan yang dilakukan oleh suatu masyarakat. Dengan begitu bisa dikatakan kebudayaan adalah suatu sikap yang telah mengakar ke dalam setiap orang. Untuk lebih jelasnya di bawah ini beberapa pengertian yang lebih rinci sebagai berikut:

  1. Pengertian budaya secara umum

Budaya merupakan suatu cara untuk hidup yang berkembang, menjadi milik bersama sebuah kelompok manusia, serta diteruskan ke setiap generasi. Selain itu, budaya juga dapat menjadi pengatur manusia agar mampu hidup dengan baik, dari tindakan, perbuatan dan lisan.

  1. Pengertian budaya secara istilah

Budaya atau kebudayaan dalam bahasa inggris disebut dengan kata culture. Kata tersebut berasal dari bahasa latin Colere yang berarti mengolah atau mengerjakan. Dapat juga diartikan mengolah tanah atau bertani.

  1. Pengertian budaya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan budaya sebagai suatu pemikiran, adat istiadat, dan akal budi. Sedangkan turunan kata budaya yakni kebudayaan memiliki arti cara berpikir, bertindak manusia.

Artikel terkait : Unsur budaya modern pada novel dilan – kata kata dilan

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli
Sumber : pixabay.com

Setelah memahami pengertian budaya secara bahasa dan istilah. Selanjutnya kita akan mengulas bagaimana pandangan para ahli tentang budaya. Ada beberapa pengertian budaya menurut para ahli diantaranya sebagai berikut:

Definisi Budaya Menurut Koentjaraningrat

Budaya menurut Koentjaraningrat memiliki maknsa yang sama dengan kata colere yang berkembang menjadi kata culture. Kata culture yang memiliki arti segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah, mengubah alam.

Sedangkan kebudayaan menurut Koentjaraningrat merupakan keseluruhan suatu sistem gagasan, tindakan, serta hasil karya manusia dalam kehidupan. Kebudayan juga dijadikan milik diri tiap manusia dengan belajar.

Definisi Budaya Menurut Ki Hajar Dewantara

Pengertian budaya menurut Ki Hajar Dewantara ialah hasil dari perjuangan masyarakat terhadap keadaan zaman dan alam. Budaya juga menjadi bukti mengenai kejayaan dan kemakmuran suatu masyarakat ketika menghadapi kesulitan dan rintangan hidup.

Kebudayan menurut Ki Hajar Dewantara merupakan hasil perjuangan manusia oleh dua pengaruh yaitu keadaan zaman dan alam. Kebudyaan juga menjadi bukti jayaan manusia untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang lahirnya bersifat tertib dan damai.

Definisi Budaya Menurut E.B Taylor

Budaya diartikan Tylor sebagai komples yang berisi pengetahuan kepercayaan, kesenian, moral, hukum, dan adat istiadat. Serta kemampuan yang didapatkan manusia sebagai anggota masyarakat. Bisa disimpulkan bahwa budaya merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari suatu masyarakat.

Kita bisa dengan mudah menemukan ini di suku-suku pedalaman. Mereka memiliki nilai kepercayaan dan moral yang tinggi. Begitu pula dengan kesenian didalamnya juga sangat unik dan beragam.

Definisi Budaya Menurut Linton

Pengertian budaya menurut Linton adalah keseluruhan sikap dan pola perilaku serta pengertahuan. Hal tersebut merupakan sebuah kebiasaan yang diwariskan dan dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat tertentu.

Ada yang bisa kita garis bawahi dari pengertian budaya menurut linton yakni adanya proses mewariskan. Semisal dari generasi Tua kepada generasi Muda. Tentu hal ini dilakukan secara natural disetiap komunitas. Semisal seorang anak diajarkan berburu hewan untuk bertahan hidup. Maka anak tersebut sedari kecil mulai diajak untuk melihat cara berburu. Sehingga ketika dewasa mereka sudah ahli dalam mencari penghidupan pribadi.

Definisi Budaya Menurut Effat Al-Syarqawi

Effat Al-Syarqawi memiliki pengertian yang sedikit berbeda dibanding para ahli pada umumnya. Beliau memandang Budaya dari pandangan agama islam. Menurut beliau budaya adalah khazanah sejarah suatu kelompok masyarakat yang tercermin di dalam kesaksian. Di dalamnya terdapat berbagai nilai bahwa suatu kehidupan harus memilikii makna dan tujuan yang bersifat ruhiah.

Pengertian budaya dari effar al-syarqawi sangat kental dengan nilai spiritual. Sehingga budaya tidak bisa dijauhkan dari nilai-nilai keagamaan suatu komunitas suku.

Definisi Budaya Menurut Jensen dan Trenholm

Menurut kedua ahli ini, budaya adalah seperangkat norma, nilai, adat istiadat, kepercayaan, dan aturan serta juga kode. Jika dilihat secara sosial dapat mengartikan kelompok-kelompok manusia. Kemudian mengikat satu dengan yang lainnnya. Selanjutnya membentuk suatu nilai di dalam suatu masyarakat.

Tentu beberapa pengertian budaya menurut para ahli diatas bermacam-macam dengan sudat pandang yang berbeda. Namun kita bisa menarik garis besar bahwa budaya berkaitan erat dengan kebiasaan masyarakat.

Artikel terkait : Kumpulan Kata Kata Bijak bermakna dari para tokoh dunia.

7 Unsur Kebudayaan Universal Menurut Koentjaraningrat

7 Unsur Kebudayaan Universal Menurut Koentjaraningrat
Sumber : rahma-corner.blogspot.co.id
  1. Bahasa

Bahasa merupakan suatu bentuk pengucapan yang indah dalam sebuah kebudayaan. Serta menjadi alat perantara utama manusia dalam melanjutkan atau mengadaptasikan sebuah kebudayaan. Sedangkan untuk jenis bahasa ada dua, yakni bahasa lisan dan tulisan.

Umumnya masyarakat suku lebih sering menggunakan bahasa lisan. Sebab mereka masih belum mampu untuk berbicara melalui tulisan seperti masyarakat modern saat ini. Namun mereka sudah mampu untuk membuat mengungkapkan perasaan melalui gambar dinding gua. Seperti yang banyak ditemukan oleh peneliti arkeolog.

  1. Sistem Pengetahuan

Unsur selanjutnya adalah sistem pengetahuan yang berkisar pada pengetahuan mengenai kondisi alam sekililingnya, serta sifat peralatan yang dipakainya. Ruang lingkup sistem pengetahuan berupa pengetahan tentang alam, flora dan fauna, waktu, ruang dan bilangan, Kepribadian sesama manusia, tubuh manusia.

Sistem pengetahuan dalam budaya terbentuk dengan proses interaksi dari setiap anggota komunitas. Selain itu juga akan tradisi mewarisi pengetahuan yang lampau kepada generasi muda.

  1. Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial

Bila sekelompok manusia berkumpul disuatu tempat dengan waktu yang cukup lama, maka akan terbentuk yang namanya masyarakat. Sekelompok masyarakat tersebut juga bisa disebut sebagai organisasi sosial yang memiliki memiliki anggota dan fungsi serta tugas yang berbeda-beda.

Sistem kemasyarakata meliputi kekerabatan, perkumpulan, sistem kenegaraan, dan sistem kesatuan hidup. Untuk makna lebih luas bisa diartikan sebagai bangsa atau bahkan negara, semisal negera Indonesia ini.

  1. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi

Teknologi yang dimaksud disini adalah jumlah dari keseluruhan teknik yang dimiliki oleh para anggora dari suatu masyarakat. Didalamnya termasuk keseluruhan cara bertindak dan berbuat dalam hubungannya dengan bahan-bahan mentah. Selain itu juga, pemprosesan bahan-bahan untuk dibuat menjadi alat kerja, penyimpanan, pakaian, perumahan, alat trasportas dan berbagai kebutuhan lainnya.

Dalam kebudayaanm unsur teknologi yang paling menonjol adalah kebudayaan fisik. Berupa alat-alat produksi, senjata, wadah, makanan dan minuman, pakaian dan perhiasan, tempat tinggal atau rumah serta alat transportasi.

  1. Sistem Mata Pencaharian Hidup

Sistem mata pencaharian hidup adalah segala usaha manusia untuk mendapatakn barang dan jasa yang menjadi kebutuhannya. Bisa juga disebut dengan sistem ekonomi karena memiliki kaitan erat dengan mencukupi kebutuhan hidup. Beberapa jenis mata pencaharian seperti berburu, bercocok tanam, berternak  dan berdagang.

Setiap daerah memiliki ciri sistem mata pencaharian hidup yang berbeda. Semisal bagi yang hidup pesisir pantai, maka mereka akan mencari ikan di laut. Atau orang yang tinggal di daerah perkebunan akan mencukupkan kebutuhan hidupnya dengan berkebun di ladangnya.

  1. Sistem Religi

Yang dimaksud sistem religi disini adalah sebuah sistem yang terpadu antara kenyakinan dan perilaku keagamaan. Hal tersebut berhubungan dengan sesuatu yang suci dan akal tidak menjangkaunya. Sistem religi meliputi, sistem kepercayaan, nilai dan pandangan hidup, komunikasi dan upacara keagamaan.

Pada komunitas tentu ada memiliki sistem religi yang begitu komplek dari bangun sampai tidur ada peraturan. Sebaliknya juga ada yang hukum adat tidak sampai seketat itu. Namun dipastikan nilai spiritual sangat mempengaruhi cara hidup mereka.

  1. Kesenian

Kesenian diartikan sebagai segala hasrat manusia terhadap keindahan. Sedangkan bentuk keindahan yang berenakaragam itu muncul dari imajinasi kreatif manusia. Selain itu, tentunya juga dapat memberikan kepuasan batin bagi manusia.

Ada banyak kesanian yang umumnya dihasilkan oleh suatu komunitas masyarakat semisal kerajinan batok kelapa, pahat, dan masih banyak lainnya. Untuk memahami kesenian secara jelas dapat dipetakan menjadi tiga bentuk yaitu seni rupa, seni suara dan seni tari.

Baca juga : Rumah Adat Aceh | Rumoh Aceh, Rumah Krong Bade, Rumoh Santeut

5 Unsur Kebudayaan Menurut Ralph Linton

Menurut Ralph Linton, ada 5 unsur kebudayaan di dalam kehidupan masyarakat, diantara sebagai berikut:

  1. Cultural Universal, merupakan unsur kebudayaan yang tersebar kedalam suatu kerangka kebudayaan serta dapat dijumpai dimanapun.
  2. Cultural Activity, adalah sebuah kegiatan dari kebudayaan setempat.
  3. Traits Complexes, merupakan unsur kebudayaan yang lebih kecil, menarik dibandingkan dengan kebudayaan setempat.
  4. Traits, adalah unsur pelengkap yang lebih keci dibanding Trait Complexes.
  5. Items, merupakan unsur terkecil yang sulit atau bahkan tidak bisa diuraikan lagi serta tidak bisa dijelaskan.

Unsur Budaya Menurut Para Ahli

Unsur Budaya Menurut Para Ahli
Sumber : www.pexels.com

Hampir sama dengan pengertian diatas tadi, banyak ahli yang menjelaskan mengenai unsur unsur dari budaya atau kebudayaan. Setiap suku atau komunitas manusia tentu memiliki unsur-unsur kebudayaan masing-masing. Dengan berbagai jenis tersebut juga akan mempengaruhi didalam praktiknya.

Oleh sebab itu perlu juga tahu unsur dari budaya yang sudah diracik dengan baik oleh para peneliti. Berikut ini ada beberapa penjelasan unsur budaya menurut para ahli yang kompeten dibidangnya:

Unsur budaya menurut Melville J. Herkovits

Herkovits berpendapat bahwa kebudayaan memiliki 3 unsur. Setiap unsur harus ada untuk membentu suatu nilai kebudayaan. Menariknya ketiga unsur sudah tidak asing bagi kita. Namun mungkin kurang disadari.

Untuk mengetahui unsur budaya menurut Melville J. Herkovit sebagai berikut:

  • Pertama, keluarga
  • Kedua, sistem ekonomi
  • Ketiga, alat-alat teknologi

Ketiga unsur diatas merupakan bagian terpenting dari suatu kebudayaan dalam sebuah komunitas masyarakt. Sehingga bila salah satu tidak ada maka tidak akan terbentuk yang namanya adat.

Unsur budaya menurut Bronislaw Malinowski

Menurut Bronislaw Malinowski, kebudayaan memiliki 4 unsur. Hampir mirip dengan pendapat dari Herkovits, sebagai berikut pendapat Malinowski:

  • Terdapat sistem norma sosial yang dapat mewujudkkan kerjasama diantara para anggota masyarakat. Hal tersebut agar setiap anggota masyarakt dapat menyesuaikanm diri denagn keadaan alam yang ada disekitarnya.
  • Memiliki organiasi ekonomi
  • Terdapat organisasi kekuatan atau politik
  • Memiliki alat dan lembaga atau petugas untuk pendidikan. Contoh sederhananya dalah keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama.

Unsur budaya menurut C. Kluckohn

Kluckohn berpendapat terdapat 7 unsur budaya atau kebudayaan yang sifatnya universal atau umum. Tentu ini diambil dari sebagian kesamaan berbagai macam kebudayaan yang ada. Kemudian dikumpulakan menjadi tujuh untur kebudayaan menurut C. Kluckohn sebagai berikut:

  • Memiliki sistem pengetahuan
  • Sistem bahasa
  • Memiliki Teknologi dan peralatan
  • Terdapat kesenian semisal seni ukir, patung, tari dan masih banyak lagi
  • Sistem mata pencaharian hidup
  • Sistem keagamaan atau religi
  • Memiliki sistem kemasyarakatan

Dari unsur budaya menurut para ahli diatas semoga bisa memudah kita untuk memahami budaya itu sendiri.

Artikel terkait : Kumpulan contoh makalah yang baik dan benar

6 Ciri Ciri Budaya

Ciri Ciri Budaya
Sumber : pixabay.com

Budaya tentu memiliki ciri untuk dapat dengan mudah diketahui. Apa sesuatu yang dilakukan sesuatu kelompok masyarakat itu termasuk budaya atau bukan?

Untuk itu perlu kita mengetahui ciri ciri dari budaya agar kita memahami dengan betul. Berikut ini adalah penjelasan mengenai enam ciri ciri budaya atau kebudayaan yang sering kita temui:

  • Kebudayaan adalah sebuah budaya yang berada di suatu daerah dan dapat dipelajari.
  • Dapat disampaikan kepada setiap orang atau setiap kelompok serta bisa diwariskan dari satu generasi ke generasi lainnya.
  • Kebudayaan Bersifat dinamis. Maksudnya ialah budaya yang merupakan suatu sistem dapat berubah sepanjang waktu. Budaya juga mengikuti perkembangan zaman.
  • Bersifat selektif. Maksudnya menunjukkan pola perilaku pengalaman manusia secara terbatas.
  • Memiliki unsur budaya dan unsur tersebut saling berkaitan satu sama yang lainnya.
  • Bersifat Etnosentrik. Maksudnya menganggap budaya milik sendiri sebagai budaya terbaik. Serta menganggap budaya lain sebagai budaya standar atau biasa.

Dari ciri budaya diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa budaya adalah ciri khas dari suatu masyarakat. Dan setiap komunitas masyarakat memiliki ciri yang berbeda.

Cukup sekian penjelasan mengenai pengertian budaya menurut para ahli, unsur budaya atau kebudayaan menurut para ahli. Tentu mudah dipahami bukan? Apalagi juga disertakan Tujuh atau 7 Unsur Kebudayaan Universal Menurut Koentjaraningrat, ada juga ciri ciri budaya.

Semoga tulisan ini menambah wawasan pengertian budaya kepada pembaca sekalian. Terima kasih dan semoga bermanfaat untuk sobat ibnudin sekalian.

2 pemikiran pada “7 Unsur Kebudayaan Universal Menurut Koentjaraningrat dan Para Ahli”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.